SERGAP24.COM – Kubu Raya, Kalbar – Di tengah kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Dewan Pimpinan Daerah Barisan Pemuda Melayu (DPD BPM) Kubu Raya memilih turun langsung ke tengah masyarakat.
Atas instruksi Ketua DPD BPM Kubu Raya, Syarif M. Yani, jajaran BPM membagikan masker gratis kepada para pengendara sepeda motor di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (31/8/2026).
Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian BPM terhadap masyarakat yang harus tetap beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.
Syarif M. Yani menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup disampaikan melalui pernyataan. Organisasi kepemudaan, kata dia, harus hadir dan bergerak ketika masyarakat menghadapi persoalan yang menyangkut keselamatan dan lingkungan.
“Ini bukan sekadar membagikan masker. Ini bentuk kehadiran kami di tengah masyarakat. Jangan sampai karhutla terus terjadi, sementara masyarakat menjadi pihak yang harus menanggung dampaknya,” tegas Syarif.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya potensi karhutla, tindakan pembakaran dapat memperburuk kabut asap dan mengancam keselamatan masyarakat.
BPM Kubu Raya meminta penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman setelah api membesar. Pencegahan harus diperkuat sejak awal.
Pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, organisasi masyarakat hingga warga diminta mengambil peran nyata dalam mencegah kebakaran lahan dan memastikan dampaknya tidak semakin meluas.
Bagi BPM Kubu Raya, persoalan kabut asap bukan sekadar persoalan lingkungan. Ketika kualitas udara memburuk, masyarakat yang berada di jalan, bekerja di luar ruangan, hingga kelompok rentan menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya.
Karena itu, BPM menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya ketika persoalan menjadi sorotan, tetapi sejak masyarakat membutuhkan kepedulian dan tindakan nyata.
(Redaksi)







