Janji Audiensi Molor ! Kelompok Tani Lubuk Besar: Siapa Sebenarnya Yang Dilindungi Ketua DPRD Batu Bara?

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA — Sergap24,Id –Sudah genap satu minggu sejak Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara menyampaikan janji untuk menerima dan mengadakan audensi bersama Kelompok Tani Lubuk Besar terkait sengketa lahan seluas 42 hektar dan masalah tanah ulayat yang berkepanjangan di Desa Lubuk Hulu, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Namun hingga hari ini, janji itu Belum Juga Terealisasi

Warga dan anggota kelompok tani yang sejak awal telah menanti jadwal pertemuan tersebut menyampaikan kekecewaan yang mendalam. “Kami datang dengan niat baik, ingin menyampaikan fakta dan harapan kami. Namun janji yang diucapkan seolah hilang begitu saja. Sudah satu minggu, tidak ada panggilan, tidak ada kabar!” — tegas Abdul Rahman, Wakil Kelompok Tani Lubuk Besar, Senin (31/8/2026).

Banyak pihak mulai mempertanyakan, apakah janji itu sekadar kata-kata kosong untuk meredam suara masyarakat? Bahkan muncul pertanyaan tajam yang bergema di seluruh kalangan warga: “Jika Ketua DPRD Batu Bara tidak mau mendengar rakyatnya sendiri, LALU SIAPA SEBENARNYA YANG SEDANG DILINDUNGI?”

Kelompok Tani Lubuk Besar selama ini berjuang mempertahankan hak atas tanah ulayat yang telah mereka garap dan tempati selama puluhan tahun. Berbagai upaya telah dilakukan mulai dari menyerahkan surat permohonan audensi hingga berusaha masuk ke ruang dewan untuk dialog terbuka. Namun jalan yang dihadapi terasa semakin tertutup.

“Kami tidak meminta hal yang tidak wajar. Kami hanya ingin didengarkan, ingin keadilan atas tanah yang menjadi penghidupan keluarga kami. Jika janji satu kali saja tidak ditepati, bagaimana kami bisa percaya pada keputusan-keputusan besar yang menyangkut nasib kami?” Jelasnya Abdul Rahman.

Satu minggu bukan waktu yang lama untuk menepati sebuah janji audensi. Namun ketidakhadiran dan kebisuan justru menimbulkan pertanyaan yang lebih besar: Apakah ada pihak lain yang lebih didengar dan dilindungi dibandingkan warga yang memilih mereka? Warga Lubuk Besar terus menanti — dan seluruh masyarakat Batu Bara kini ikut menanti jawabannya. Ungkap Abdul Rahman. (Tim)

Berita Terkait

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti.
HIPEMAROHI Pekanbaru Minta Pemkab Rohil Serius Kembangkan Potensi Warisan Pulau Tilan
Polres Batu Bara Dimintak Profesional Periksa Keabsaan Dokumen Bungsen
Polres Batu Bara Diminta Profesional — Periksa Keabsahan Dokumen klaim Bungsen
Wakil ketua kelompok tani perjuangan Lubuk hulu lakukan silaturahmi kepada ketua DPRD Kabupaten Batu bara
Dua Minggu Surat Audiensi Tak Direspon Ketua Dewan Batu Bara, Warga: Begini Ternyata Bentuk Wakil Rakyat!
Akhirnya… Ditemukan Mayat Anak Yang Hanyut Terbawa Arus Disungai Tanjung Pinggir Kecamatan Martoba
Anak Kecil Hanyut Terbawa Arus Disungai Tanjung Pinggir Kecamatan Martoba
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Janji Audiensi Molor ! Kelompok Tani Lubuk Besar: Siapa Sebenarnya Yang Dilindungi Ketua DPRD Batu Bara?

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti.

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:39 WIB

HIPEMAROHI Pekanbaru Minta Pemkab Rohil Serius Kembangkan Potensi Warisan Pulau Tilan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Polres Batu Bara Dimintak Profesional Periksa Keabsaan Dokumen Bungsen

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Polres Batu Bara Diminta Profesional — Periksa Keabsahan Dokumen klaim Bungsen

Berita Terbaru