SERGAP24. ID//Medan — Putra daerah pesisir Kabupaten Batu Bara, Muhammad Zein Damanik, resmi menyandang gelar Doktor (S3) Pendidikan Islam usai mengikuti prosesi Wisuda Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan di Gelanggang Mahasiswa Kampus I UINSU Medan, Kamis (7/5/2026).
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Muhammad Zein Damanik hadir didampingi ayahanda tercinta, Syech Saharuddin Damanik, bersama istri, anak-anak, serta keluarga besar.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Batu Bara, khususnya wilayah pesisir, karena menunjukkan semangat generasi daerah dalam meraih pendidikan tinggi hingga jenjang doktoral.
Dr. Muhammad Zein Damanik dikenal aktif dalam dunia pendidikan dan penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa dukungan keluarga, terutama sang ayah, menjadi sumber motivasi utama dalam perjalanan akademiknya.
“Sejak kecil, ayah selalu mengajarkan pentingnya ilmu pengetahuan dan pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dr. Muhammad Zein Damanik usai mengikuti prosesi wisuda.
Menurutnya, pesan tersebut menjadi penyemangat untuk terus mengabdi melalui dunia pendidikan serta ikut membangun generasi yang berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap pentingnya ilmu pengetahuan.
Ia berharap capaian akademik tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Batu Bara agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Pendidikan merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kemajuan daerah,” katanya.
Setelah menyelesaikan pendidikan doktoralnya, Dr. Muhammad Zein Damanik mengaku akan terus melanjutkan pengabdian di bidang akademik dan menargetkan dapat meraih gelar Guru Besar atau Profesor di masa mendatang.
“Semoga Allah memudahkan langkah saya untuk terus berkarya dan memberikan manfaat melalui dunia pendidikan,” tuturnya.
Teks foto: Dr. Muhammad Zein Damanik bersama ayahanda, Syech Saharuddin Damanik. (Istimewa)
Reporter : Murhim








