DUGAAN PETI DI SUNGAI KAPUAS MAKIN TERANG? WARGA SEBUT 50+ LANTING JEK BEROPERASI DI DUSUN PINYAK

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sergap24.com – Sekadau, Kalbar – Dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kapuas, Dusun Pinyak, Desa Sungai Ayak 2, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, menjadi sorotan serius masyarakat. Selasa, 4/8/2026.

Informasi yang disampaikan sejumlah warga menyebut lebih dari 50 set lanting jek diduga masih beroperasi di kawasan tersebut. Jika benar, kondisi ini patut mendapat perhatian serius aparat penegak hukum karena menyangkut dugaan kegiatan pertambangan tanpa izin sekaligus potensi dampak terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.

Warga meminta Kapolda Kalimantan Barat yang baru segera memerintahkan jajaran terkait untuk turun langsung ke lokasi. Jangan biarkan laporan masyarakat hanya menjadi catatan tanpa tindak lanjut.

Aparat diminta memeriksa jumlah alat, lokasi operasional, legalitas kegiatan, pihak yang mengoperasikan, serta dugaan pihak yang menjadi koordinator atau pengendali aktivitas tersebut.

Warga juga menyebut dua inisial, PT dan SDN, yang diduga berperan sebagai koordinator. Namun, informasi tersebut belum terverifikasi secara independen dan tidak dapat dijadikan kesimpulan mengenai keterlibatan maupun kesalahan hukum seseorang sebelum ada hasil pemeriksaan resmi.

Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya PETI tanpa izin, masyarakat meminta penegakan hukum dilakukan secara tegas, transparan, dan tidak tebang pilih.

Jangan sampai penindakan hanya berhenti pada pekerja di lapangan, sementara pihak yang diduga menjadi pengendali, pemodal, maupun pihak yang menikmati hasil kegiatan justru tidak tersentuh.

Sebaliknya, apabila aktivitas tersebut ternyata memiliki dasar hukum dan perizinan yang sah, aparat juga harus memberikan penjelasan secara terbuka agar informasi yang berkembang di masyarakat tidak menjadi bola liar.

“Kalau memang benar masih beroperasi, kami berharap aparat turun langsung ke lapangan. Jangan sampai aktivitas yang diduga melanggar hukum dibiarkan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Jika benar lebih dari 50 lanting jek beroperasi di Sungai Kapuas, masyarakat berhak mempertanyakan siapa yang mengawasi, bagaimana aktivitas tersebut berlangsung, dan apakah legalitasnya telah diperiksa.

Bukan sekadar imbauan. Bukan sekadar pemeriksaan di atas kertas. Tetapi turun ke lapangan, bongkar fakta, periksa legalitas, dan tindak jika ditemukan pelanggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari Polda Kalbar, Polres Sekadau, instansi terkait maupun pihak-pihak yang disebut dalam informasi warga.

(Redaksi)

Berita Terkait

Tim Pembela Hak Masyarakat Bantah Pemberitaan Berita-Aktual.com, Nilai Narasi Tidak Sesuai Fakta dan Akan Tempuh Jalur Dewan Pers
Portal Adat Dibongkar, Warga Desa Bekuan Luyang Tagih Pertanggungjawaban Humas PT HPI dan Kepala Desa yang Diduga Terlibat
Modul Jadi Pembeli ,Rampas Emas Batangan, Akhirnya Ditangkap di Rumah Pendeta
PT. Centa Brasindo Abadi Mangkir dari Mediasi, Kuasa Hukum Eks Karyawan Sesalkan Sikap Perusahaan
Baru Turun dari Bus, Pria Diduga Bawa Sabu dari Medan Langsung Diciduk Polisi
Baru Turun dari Bus, Pria Diduga Bawa Sabu dari Medan Langsung Diciduk Polisi
Dua Pengedar Pil Ekstasi Ditangkap di Sei Balai, Polisi Kembangkan Jaringan
Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Dua Kasus Sabu dalam Sehari, Dua Pria Diamankan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Tim Pembela Hak Masyarakat Bantah Pemberitaan Berita-Aktual.com, Nilai Narasi Tidak Sesuai Fakta dan Akan Tempuh Jalur Dewan Pers

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Portal Adat Dibongkar, Warga Desa Bekuan Luyang Tagih Pertanggungjawaban Humas PT HPI dan Kepala Desa yang Diduga Terlibat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:00 WIB

DUGAAN PETI DI SUNGAI KAPUAS MAKIN TERANG? WARGA SEBUT 50+ LANTING JEK BEROPERASI DI DUSUN PINYAK

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:04 WIB

Modul Jadi Pembeli ,Rampas Emas Batangan, Akhirnya Ditangkap di Rumah Pendeta

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:23 WIB

PT. Centa Brasindo Abadi Mangkir dari Mediasi, Kuasa Hukum Eks Karyawan Sesalkan Sikap Perusahaan

Berita Terbaru