MAULID NABI 1448 H HIDAYATUSSIBYAN TEGUHKAN KECINTAAN KEPADA RASULULLAH, PERKUAT AKHLAK GENERASI
SERGAP24.COM – KUBU RAYA, KALBAR – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum bagi keluarga besar Madrasah Hidayatussibyan Parit Kapitan, Desa Sungai Ambangah, Kabupaten Kubu Raya, untuk kembali meneguhkan nilai keteladanan, keimanan, dan akhlak mulia dalam pendidikan generasi penerus. Kamis, 13/8/2026.
Ketua Yayasan Madrasah Hidayatussibyan, Nurjali, S.Pd.I., bersama keluarga besar dewan guru dan staf menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H kepada seluruh umat Islam.
Menurutnya, Maulid Nabi bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi pengingat untuk menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Kecintaan kepada Rasulullah SAW harus dibuktikan dengan akhlak, keteladanan, dan perbuatan nyata. Pendidikan tidak cukup hanya mencetak generasi yang berilmu, tetapi juga harus melahirkan generasi yang beriman dan berakhlak mulia,” pesan Nurjali.
Ia menegaskan, Madrasah Hidayatussibyan berkomitmen menjadikan pendidikan agama, karakter, dan akhlak sebagai bagian penting dalam membentuk kepribadian peserta didik.
Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, generasi muda membutuhkan fondasi moral yang kuat. Karena itu, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW dinilai tetap relevan untuk menjadi pedoman dalam membangun generasi yang berilmu, santun, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Mari jadikan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat iman, mempererat ukhuwah, dan menanamkan akhlak Rasulullah SAW kepada anak-anak kita,” tegasnya.
Keluarga besar Madrasah Hidayatussibyan juga berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H membawa keberkahan, memperkuat persaudaraan, serta menjadi energi positif bagi seluruh keluarga besar madrasah dalam menjalankan amanah pendidikan.
Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Meneladani Rasulullah SAW, memperkuat iman, membangun generasi berilmu dan berakhlak mulia.
(Redaksi)








