Mengingat Kembali “SEKOLAH LASKAR PELANGI” Kubu Raya Gedung Sederhana, Siswa Tembus Juara Sains Provisi

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SERGAP24.COM – kubu Raya, Kalbar – Jangan menilai kualitas pendidikan dari megahnya bangunan. MI Hidayatussibyan Parit Kapitan, Desa Sungai Ambangah, Kubu Raya, membuktikan gedung sederhana bukan alasan untuk melahirkan prestasi sederhana.

 

Madrasah yang didirikan KH. Abd. Hakim pada 1979 itu pernah mencatat prestasi membanggakan di bidang sains. Di tengah keterbatasan sarana dan prasarana, para siswanya justru mampu bersaing hingga tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Senin, 10/8/2026.

 

Pada 10 Juli 2023, dua siswi MI Hidayatussibyan, Cici Pratiwi dan Syahro, mengukir prestasi dalam kompetisi sains terintegrasi tingkat Kabupaten Kubu Raya.

 

Cici Pratiwi meraih Juara I Matematika terintegrasi, sementara Syahro menorehkan prestasi pada bidang IPA terintegrasi tingkat Kabupaten Kubu Raya. Prestasi tersebut mendapat piagam penghargaan dari Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama RI.

 

Namun, cerita tidak berhenti di kabupaten.

 

Cici Pratiwi kembali membuat kejutan. Ia berhasil meraih Juara III Sains Matematika tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

 

Prestasi itu sekaligus mematahkan anggapan bahwa sekolah dengan fasilitas terbatas tidak mampu melahirkan siswa berprestasi.

 

Gedungnya sederhana. Fasilitasnya terbatas. Tetapi keberanian bermimpi dan kerja kerasnya tidak pernah terbatas.

 

Ketua Yayasan MI Hidayatussibyan, Nurjali, S.Pd.I., memberikan apresiasi kepada Sarwono, S.Pd.I., guru pembimbing yang dinilai telaten, sabar, dan konsisten mendampingi siswa.

 

Menurut Nurjali, capaian tersebut tidak lahir secara instan. Ada kerja keras siswa, ada ketekunan guru, dan ada proses panjang dalam mengasah kemampuan peserta didik.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada guru pembimbing Sarwono, S.Pd.I., yang sangat telaten membimbing siswa. Walaupun sekolah kami seperti dalam film Laskar Pelangi, semangat kami tidak pernah padam untuk mencetak generasi yang berprestasi,” ujar Nurjali.

 

Bagi yayasan, prestasi Cici bukan sekadar piala yang dipajang atau piagam yang disimpan. Prestasi itu adalah bukti bahwa anak-anak dari sekolah sederhana juga mampu berdiri sejajar dan bersaing di tingkat provinsi.

 

Namun, di balik kebanggaan itu, ada persoalan yang tidak boleh ditutup-tutupi, keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi pekerjaan rumah.

 

Yayasan berharap pemerintah tidak hanya melihat prestasi yang berhasil diraih, tetapi juga melihat kondisi madrasah tempat guru dan siswa berjuang setiap hari.

 

Nurjali berharap dukungan pemerintah dapat diwujudkan melalui peningkatan fasilitas pendidikan.

 

“Kami hanya berharap kepada pemerintah agar sekolah kami lebih diperhatikan. Kami memang memiliki gedung yang sederhana, tetapi kami memiliki semangat yang besar untuk mencetak siswa-siswi luar biasa,” harapnya.

 

Kisah MI Hidayatussibyan menyampaikan pesan sederhana tetapi kuat, karena sekolah tidak harus megah untuk melahirkan juara.

 

Dari ruang belajar yang sederhana, lahir mimpi besar. Dari guru yang tekun, lahir prestasi. Dan dari keterbatasan, Cici Pratiwi pernah membawa nama MI Hidayatussibyan Kubu Raya hingga meraih Juara III Sains Matematika tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

 

Gedung boleh sederhana. Fasilitas boleh terbatas. Tetapi prestasi tidak boleh dibatasi.

 

Sumber : Nurjali, S.Pd.I., Ketua Yayasan MI Hidayatussibyan

Berita Terkait

Budi Gautama: Jurnalis Jangan Rangkap Kepentingan, Pers Bukan Kendaraan Menekan atau Mencari Keuntungan
Abd Aziz Turun Langsung Padamkan Kebakaran, Keras Ingatkan Warga Stop Bakar Lahan!
Dugaan Perselingkuhan Oknum Dr KSN Pejabat RSUD Ade M. Djoen Sintang Mencuat, Manajemen dan BKPSDM Turun Tangan
PUBLIK TUNTUT KLARIFIKASI PENGELOLA KAFE APIN PUTUSSIBAU
BPM Kubu Raya Siap Kawal Anggaran Aksi 26–27 Agustus, Kritik Tajam Tanpa Anarki
Kades dan Tim Pemekaran Apresiasi Dukungan H. Yuliansyah Sukseskan Jalan Santai di Desa Kapur
Proyek Penguatan Tebing Jl. Kebangkitan Nasional Disorot, Kualitas dan Kuantitas Dipertanyakan, Tim Monitoring ASWIN Minta Hasil Akhir Dievaluasi
Tim Monitoring Aswin Minta BPK, Inspektorat Periksa Direktur Cv. Ravana Kerjakan Turap Asal Jadi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Budi Gautama: Jurnalis Jangan Rangkap Kepentingan, Pers Bukan Kendaraan Menekan atau Mencari Keuntungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Abd Aziz Turun Langsung Padamkan Kebakaran, Keras Ingatkan Warga Stop Bakar Lahan!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Perselingkuhan Oknum Dr KSN Pejabat RSUD Ade M. Djoen Sintang Mencuat, Manajemen dan BKPSDM Turun Tangan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:28 WIB

PUBLIK TUNTUT KLARIFIKASI PENGELOLA KAFE APIN PUTUSSIBAU

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:34 WIB

BPM Kubu Raya Siap Kawal Anggaran Aksi 26–27 Agustus, Kritik Tajam Tanpa Anarki

Berita Terbaru