BPM Kubu Raya Siap Kawal Anggaran Aksi 26–27 Agustus, Kritik Tajam Tanpa Anarki

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SERGAP24.COM – Kubu Raya, Kalbar – Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kubu Raya memastikan aksi pada 26–27 Agustus 2026 akan berlangsung damai, tertib, namun tetap tegas dan kritis dalam mengawal penggunaan anggaran publik.

Ketua Satgas BPM Kubu Raya, M. Khadafi, menegaskan aksi tersebut bukan sekadar pengerahan massa. Aspirasi akan diarahkan pada persoalan penggunaan anggaran yang dinilai perlu dibuka secara transparan dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Selasa, 25/8/2026.

“Kami datang untuk menyampaikan kritik berdasarkan data dan fakta. Anggaran publik bukan milik segelintir pihak. Setiap rupiah harus jelas peruntukannya dan manfaatnya harus dirasakan masyarakat,” tegas Khadafi.

BPM menyoroti program maupun belanja pemerintah yang dinilai kurang tepat sasaran. Menurutnya, setiap kebijakan anggaran harus diuji berdasarkan kebutuhan masyarakat, manfaat, serta dampaknya terhadap kepentingan publik.

Dalam aksi tersebut, BPM membawa tuntutan agar pemerintah membuka transparansi penggunaan anggaran, mengevaluasi program yang dinilai tidak tepat sasaran, serta mengutamakan belanja yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

BPM juga mendesak pengawasan dan pertanggungjawaban terhadap penggunaan APBD maupun APBN diperkuat. Jika terdapat persoalan dalam pengelolaan anggaran, pihak terkait diminta memberikan penjelasan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Meski membawa kritik keras, Khadafi memastikan massa tidak akan bertindak anarkis. Peserta aksi dilarang melakukan perusakan, kekerasan, intimidasi maupun provokasi.

Koordinator lapangan akan mengendalikan jalannya aksi dan memastikan peserta tetap menghormati masyarakat, pengguna jalan serta aparat keamanan.

“Kami tegas dalam menyampaikan kritik, tetapi tetap menjaga ketertiban. Tidak ada ruang untuk anarki. Yang kami kawal adalah kepentingan masyarakat dan transparansi anggaran,” ujarnya.

BPM juga akan mendokumentasikan seluruh rangkaian aksi dan penyampaian tuntutan sebagai bagian dari kontrol publik.

Pesan BPM jelas anggaran publik harus transparan, tepat sasaran, diawasi, dan sebesar-besarnya digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Sumber : M. Khadavi Ketua Satgas BPM Kubu Raya

Berita Terkait

Budi Gautama: Jurnalis Jangan Rangkap Kepentingan, Pers Bukan Kendaraan Menekan atau Mencari Keuntungan
Abd Aziz Turun Langsung Padamkan Kebakaran, Keras Ingatkan Warga Stop Bakar Lahan!
Dugaan Perselingkuhan Oknum Dr KSN Pejabat RSUD Ade M. Djoen Sintang Mencuat, Manajemen dan BKPSDM Turun Tangan
PUBLIK TUNTUT KLARIFIKASI PENGELOLA KAFE APIN PUTUSSIBAU
Kades dan Tim Pemekaran Apresiasi Dukungan H. Yuliansyah Sukseskan Jalan Santai di Desa Kapur
Proyek Penguatan Tebing Jl. Kebangkitan Nasional Disorot, Kualitas dan Kuantitas Dipertanyakan, Tim Monitoring ASWIN Minta Hasil Akhir Dievaluasi
Tim Monitoring Aswin Minta BPK, Inspektorat Periksa Direktur Cv. Ravana Kerjakan Turap Asal Jadi
Area Parkir Dianggarkan Pemprov Kalbar, Budi Gautama Ada Apa dengan Penganggarannya?
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Budi Gautama: Jurnalis Jangan Rangkap Kepentingan, Pers Bukan Kendaraan Menekan atau Mencari Keuntungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Abd Aziz Turun Langsung Padamkan Kebakaran, Keras Ingatkan Warga Stop Bakar Lahan!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Perselingkuhan Oknum Dr KSN Pejabat RSUD Ade M. Djoen Sintang Mencuat, Manajemen dan BKPSDM Turun Tangan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:28 WIB

PUBLIK TUNTUT KLARIFIKASI PENGELOLA KAFE APIN PUTUSSIBAU

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:34 WIB

BPM Kubu Raya Siap Kawal Anggaran Aksi 26–27 Agustus, Kritik Tajam Tanpa Anarki

Berita Terbaru