Maraknya Pencurian Buah Durian dan Buah Yang Lain-Lain di Desa Kenyauk, Warga Minta APH Usut Tuntas

Senin, 13 Juli 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sergap24.com – Sintang, Kalbar – Warga Dusun Sinar Budi, Desa Kenyauk, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang mengeluhkan maraknya pencurian buah durian yang diduga dilakukan oleh keluarga berinisial H.AB.

 

Aksi pencurian itu dikatakan berulang tiap musim durian dan menimbulkan keresahan di kalangan pemilik kebun.

 

menurut keterangan warga yang enggan disebutkan namanya, salah satu pelaku yang sering dijumpai di lokasi berinisial IP, warga Dusun Ulak Limau.

 

Aksi pencurian dilakukan pada berbagai waktu antara lain sore, siang, malam, bahkan subuh.

 

Lokasi kebun yang menjadi sasaran berada di Kenyauk D.“Perilaku ini kerap berulang dari tahun ke tahun pada musim durian dan musim buah-buah-buahan lainnya.

 

Mereka datang pada jam-jam berbeda sehingga sulit diantisipasi,” ujar warga lain, Minggu (12/7/2026).

 

Pemilik kebun yang terdampak, berinisial DB, MJ, SR, AN, ED, dan SG, menyatakan tindakan tersebut telah melampaui batas dan merugikan mereka secara material maupun emosional.

 

Warga berharap aparat penegak hukum (APH) melakukan penyelidikan dan penindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

 

Warga Dusun Sinar Budi juga menaruh kekecewaan karena pelaku diduga berasal dari keluarga yang memiliki gelar Haji, yang semestinya menjadi contoh teladan, “Seharusnya sebagai keluarga besar dari seorang Haji bisa menjadi teladan, tapi ini justru sebaliknya,” kata salah seorang warga.

 

Jika pencurian terus berlanjut, warga menyatakan akan menempuh langkah sesuai adat setempat dan tidak menutup kemungkinan menutup akses jalan dari Dusun Ulak Limau menuju Kenyauk D.

 

Menurut warga, jalan tersebut seharusnya dipergunakan untuk mencari nafkah, bukan menjadi pintu masuk bagi tindakan kriminal.

 

Warga berharap langkah tegas diambil agar tali silaturahmi antar warga Desa Kenyauk tetap terjaga dan tidak rusak akibat konflik ini.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait maupun dari pihak yang diduga terlibat.

 

Redaksi membuka ruang hak jawab,hak koreksi dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan.

 

Tim Red

Berita Terkait

Polres Batu Bara Dimintak Profesional Periksa Keabsaan Dokumen Bungsen
Polres Batu Bara Diminta Profesional — Periksa Keabsahan Dokumen klaim Bungsen
Wakil ketua kelompok tani perjuangan Lubuk hulu lakukan silaturahmi kepada ketua DPRD Kabupaten Batu bara
Dua Minggu Surat Audiensi Tak Direspon Ketua Dewan Batu Bara, Warga: Begini Ternyata Bentuk Wakil Rakyat!
Akhirnya… Ditemukan Mayat Anak Yang Hanyut Terbawa Arus Disungai Tanjung Pinggir Kecamatan Martoba
Anak Kecil Hanyut Terbawa Arus Disungai Tanjung Pinggir Kecamatan Martoba
Penyebar Berita Ketua DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar, Akan Dilaporkan Ke Aparat Penegak Hukum Kepolisian Republik Indonesia
Meriah Perlombaan 17 Agustus DI Tanah Kelompok Tani Perjuangan Lubuk Hulu, Di Hadiri Ratusan Masyarakat
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Polres Batu Bara Dimintak Profesional Periksa Keabsaan Dokumen Bungsen

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Polres Batu Bara Diminta Profesional — Periksa Keabsahan Dokumen klaim Bungsen

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Wakil ketua kelompok tani perjuangan Lubuk hulu lakukan silaturahmi kepada ketua DPRD Kabupaten Batu bara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Dua Minggu Surat Audiensi Tak Direspon Ketua Dewan Batu Bara, Warga: Begini Ternyata Bentuk Wakil Rakyat!

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Akhirnya… Ditemukan Mayat Anak Yang Hanyut Terbawa Arus Disungai Tanjung Pinggir Kecamatan Martoba

Berita Terbaru