Diduga Edarkan Rokok Ilegal, Nama “Ahui” Disorot Polda Kalbar dan Bea Cukai Diminta Turun Tangan

Minggu, 6 September 2026 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SERGAP24.COM – Pontianak, Kalbar – Peredaran rokok yang diduga ilegal kembali menjadi sorotan. Kali ini, merek Gudang Cengkeh disebut beredar di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya tanpa kejelasan mengenai legalitas barang maupun kepatuhan terhadap ketentuan cukai. Jum’at, 4/9/2026.

Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, sebuah pikap box berwarna putih dengan nomor polisi KB 8369 ME terlihat menurunkan barang di kawasan Komplek Purnama Tujuh Agung, Kotabaru, Pontianak, Kalimantan Barat. Lokasi tersebut diduga digunakan sebagai tempat penampungan atau distribusi.

Saat dimintai keterangan oleh awak media, sopir kendaraan tersebut menyebut dirinya hanya bekerja untuk mendistribusikan rokok ke sejumlah toko, termasuk toko-toko di Pasar Tengah serta wilayah Pontianak dan sekitarnya.

Dalam keterangannya, sopir tersebut juga menyebut bahwa rokok yang dibawanya merupakan milik seseorang yang disebut bernama Ahui.

Keterangan serupa disebut kembali muncul ketika awak media melakukan konfirmasi kepada salah satu pemilik toko. Pemilik toko tersebut menyatakan bahwa barang yang diterimanya disebut berasal dari bos bernama Ahui.

Namun demikian, keterangan tersebut masih sebatas informasi dari pihak-pihak yang ditemui awak media dan belum menjadi bukti hukum mengenai kepemilikan maupun keterlibatan Ahui dalam peredaran rokok ilegal.

Atas munculnya informasi tersebut, aparat penegak hukum, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polda Kalimantan Barat, didesak melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap asal-usul, dokumen cukai, pita cukai, jalur distribusi, hingga pihak yang diduga menjadi pemilik atau pengendali barang tersebut.

Jika benar terdapat rokok yang beredar tanpa memenuhi ketentuan cukai, maka persoalan tersebut tidak semestinya dipandang sebagai aktivitas perdagangan biasa. Aparat perlu menelusuri dari mana barang berasal, siapa pemasoknya, siapa penampungnya, serta ke mana jaringan distribusinya bergerak.

Sementara itu, awak media telah berupaya meminta konfirmasi langsung kepada Ahui terkait dugaan kepemilikan dan distribusi rokok merek Gudang Cengkeh tersebut.

Namun, hingga berita ini disusun, Ahui belum memberikan keterangan atau tanggapan atas pertanyaan yang diajukan awak media.

Sikap diam tersebut tentunya menjadi bagian dari proses konfirmasi. Awak media tetap membuka ruang bagi Ahui maupun pihak terkait untuk memberikan klarifikasi, bantahan, atau penjelasan resmi apabila terdapat informasi yang dinilai tidak benar.

Publik kini menunggu langkah konkret aparat. Apakah dugaan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan, atau justru berhenti sebagai informasi lapangan?

Polda Kalbar dan Bea Cukai diharapkan tidak hanya melakukan pengawasan di tingkat pengecer, tetapi juga membongkar apabila memang terdapat rantai distribusi rokok ilegal dari hulu hingga hilir di Kalimantan Barat.

(TIM)

Berita Terkait

DUGAAN UANG Rp7 JUTA MENCuat! Kapolda Kalbar Diminta Turun Tangan, Dugaan Keterlibatan Kapolsek Silat Hilir dalam Kasus Sabung Ayam Disorot
SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum
Pelapor Tidak Puas Hasil SP2HP Polda Kalbar, Dugaan ITE di Bengkayang Dinilai Belum Menyeluruh
EKSKAVATOR BEROPERASI DI SEBERANG KANTOR PENDAPATAN DAERAH, DPD ASWIN KALBAR MINTA APH TURUN TANGAN
JUDI KOLOK-KOLOK DIDUGA SETOR Rp1,7 JUTA/LAPAK, NAMA TIMO MUNCUL POLDA KALBAR DIMINTA BONGKAR SIAPA DI BALIKNYA
Menteri Serukan Berantas Mafia Tanah, Kasus SHM 3484 di Sintang Soroti BPN
Peti di Sejata dan Manjaya Kecamatan Mukok Diduga Sedot Solar Subsidi
Toko Alat Dompeng di Pasar Sandai Diduga Tampung Emas Hasil PETI, Bos Pembeli Berinisial E Disorot
Berita ini 240 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:40 WIB

DUGAAN UANG Rp7 JUTA MENCuat! Kapolda Kalbar Diminta Turun Tangan, Dugaan Keterlibatan Kapolsek Silat Hilir dalam Kasus Sabung Ayam Disorot

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:03 WIB

SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Pelapor Tidak Puas Hasil SP2HP Polda Kalbar, Dugaan ITE di Bengkayang Dinilai Belum Menyeluruh

Selasa, 29 September 2026 - 22:25 WIB

EKSKAVATOR BEROPERASI DI SEBERANG KANTOR PENDAPATAN DAERAH, DPD ASWIN KALBAR MINTA APH TURUN TANGAN

Jumat, 25 September 2026 - 20:16 WIB

JUDI KOLOK-KOLOK DIDUGA SETOR Rp1,7 JUTA/LAPAK, NAMA TIMO MUNCUL POLDA KALBAR DIMINTA BONGKAR SIAPA DI BALIKNYA

Berita Terbaru

Pemantang Siantar

KRYD Polres Pematangsiantar untuk ciptakan Situasi yang Aman dan Kondusif

Senin, 26 Okt 2026 - 15:57 WIB

Pemantang Siantar

Kapolres Pematangsiantar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 15:52 WIB