PETI Nanga Boyan Diduga Makin Terang-Terangan, Alat Berat Beroperasi, Kapolsek IPDA E Dipertanyakan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SERGAP24.COM – Kapuas Hulu, Kalbar – Dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Nanga Boyan, Kecamatan Boyan Tanjung, Kabupaten Kapuas Hulu, kembali menjadi sorotan. Aktivitas tersebut diduga berlangsung terbuka menggunakan alat berat jenis excavator.

Yang menjadi perhatian, lokasi dugaan aktivitas PETI tersebut disebut tidak jauh dari Kantor Polsek Boyan Tanjung. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengawasan aparat. Rabu, 5 Agustus 2026.

Dokumentasi yang beredar memperlihatkan alat berat, areal galian luas, serta fasilitas pencucian material yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan.

Jika dugaan tersebut benar, masyarakat patut mempertanyakan bagaimana aktivitas menggunakan alat berat dapat berlangsung secara terbuka tanpa adanya tindakan atau pemeriksaan tegas dari aparat.

PETI bukan sekadar persoalan perizinan. Pengerukan menggunakan alat berat berpotensi merusak struktur tanah, meningkatkan sedimentasi, mengganggu aliran sungai, hingga mencemari lingkungan apabila terdapat penggunaan bahan berbahaya seperti merkuri.

Karena itu, aparat penegak hukum dan instansi terkait diminta segera turun langsung ke lokasi, melakukan verifikasi, serta memastikan legalitas aktivitas pertambangan tersebut.

Sorotan masyarakat juga mengarah kepada jajaran kepolisian setempat. Kapolsek yang disebut berinisial IPDA E diharapkan memberikan penjelasan mengenai pengawasan dan langkah penanganan terhadap dugaan PETI tersebut.

Apakah aktivitas tersebut sudah diketahui aparat? Apakah lokasi telah diperiksa? Jika ditemukan pelanggaran, tindakan apa yang telah dilakukan?

Pertanyaan tersebut membutuhkan jawaban resmi agar tidak berkembang menjadi spekulasi.

Namun, tudingan bahwa Kapolsek “tutup mata” belum dapat dianggap sebagai fakta dan masih memerlukan klarifikasi dari pihak kepolisian.

Media ini telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kapolsek melalui WhatsApp terkait dugaan aktivitas PETI dan penggunaan alat berat tersebut.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban resmi yang diterima.

Nomor WhatsApp yang digunakan untuk melakukan konfirmasi juga diduga telah memblokir akses komunikasi, sehingga media ini belum dapat kembali menghubungi yang bersangkutan melalui nomor tersebut.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Kapolsek maupun pihak terkait.

Masyarakat meminta aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan instansi terkait segera turun ke lapangan, memeriksa fakta, dan mengambil tindakan tegas apabila dugaan PETI tersebut terbukti.

Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, adil, dan tidak tebang pilih.

Jika benar aktivitas PETI dengan alat berat berlangsung secara terbuka dan lokasinya tidak jauh dari kantor kepolisian, maka publik berhak mendapatkan penjelasan siapa yang mengawasi, apa yang sudah dilakukan, dan kapan tindakan hukum akan diambil?

(NJ)

Berita Terkait

Polres Batu Bara Dimintak Profesional Periksa Keabsaan Dokumen Bungsen
Polres Batu Bara Diminta Profesional — Periksa Keabsahan Dokumen klaim Bungsen
Wakil ketua kelompok tani perjuangan Lubuk hulu lakukan silaturahmi kepada ketua DPRD Kabupaten Batu bara
Dua Minggu Surat Audiensi Tak Direspon Ketua Dewan Batu Bara, Warga: Begini Ternyata Bentuk Wakil Rakyat!
Akhirnya… Ditemukan Mayat Anak Yang Hanyut Terbawa Arus Disungai Tanjung Pinggir Kecamatan Martoba
Anak Kecil Hanyut Terbawa Arus Disungai Tanjung Pinggir Kecamatan Martoba
Penyebar Berita Ketua DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar, Akan Dilaporkan Ke Aparat Penegak Hukum Kepolisian Republik Indonesia
Meriah Perlombaan 17 Agustus DI Tanah Kelompok Tani Perjuangan Lubuk Hulu, Di Hadiri Ratusan Masyarakat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Polres Batu Bara Dimintak Profesional Periksa Keabsaan Dokumen Bungsen

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Polres Batu Bara Diminta Profesional — Periksa Keabsahan Dokumen klaim Bungsen

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Wakil ketua kelompok tani perjuangan Lubuk hulu lakukan silaturahmi kepada ketua DPRD Kabupaten Batu bara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Dua Minggu Surat Audiensi Tak Direspon Ketua Dewan Batu Bara, Warga: Begini Ternyata Bentuk Wakil Rakyat!

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Akhirnya… Ditemukan Mayat Anak Yang Hanyut Terbawa Arus Disungai Tanjung Pinggir Kecamatan Martoba

Berita Terbaru