Sengketa Lahan Ulayat 42 Ha,Kelompok Tani Lubuk Hulu Batu Bara Ajukan RDPU ke DPR RI Minta Keadilan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA//Sergap24.id— Suara keadilan dari Desa Lubuk Hulu, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, kian tertindih tekanan demi tekanan. Alih-alih mendapatkan perlindungan atas tanah ulayat yang dikelola turun-temurun sejak 1930, warga justru kini menerima surat panggilan penyidikan!

Abdul Rahman, Wakil Ketua Kelompok Tani Perjuangan Lubuk Hulu, telah resmi mengajukan Permohonan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) kepada Komisi II DPR RI. Ia memohon agar permasalahan lahan seluas ±42 hektar yang diklaim sebagai milik bersama warga itu segera dituntaskan secara adil.

Namun di tengah perjuangan itu, tekanan datang terus-menerus. Salah satunya dilakukan oleh Penyidik Satreskrim Polres Batu Bara melakukan tekanan dan ditambah lagi perilaku Kapolsek Lima Puluh diduga menyampaikan ucapan bernada ancaman — menyebutkan sel dapat menampung 500 orang serta meminta warga berhenti memperjuangkan haknya — kini datang lagi surat panggilan Pihak Polres Batu Bara!

Berdasarkan dokumen yang diterima:
Surat Panggilan Saksi Ke-1 No. S.Pgl/Saksi.1/IX/RES.124/2026/Reskrim disertai Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan No. B/SPDP/108.IX/RES.1.24/2026/Reskrim tertujukan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Batu Bara.

“Kami yang menjaga dan mengelola tanah ini sejak puluhan tahun, justru yang dipanggil untuk diperiksa. Sementara sertifikat tanah atas nama Bungsen yang kami yakini diterbitkan secara tidak sah, tak tersentuh pemblokiran menyeluruh,” ujar Abdul Rahman dengan nada prihatin. Rabu 7 Oktober 2026.

Fakta ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan warga: Ada apa dengan Polres Batu Bara. Apakah jalur hukum justru dipakai untuk menekan pihak yang berhak, sementara ketidakberesan sertifikasi dibiarkan berjalan? Warga mempertanyakan netralitas penegakan hukum di wilayah ini.

Melalui RDPU ke Komisi II DPR RI, Kelompok Tani Perjuangan Lubuk Hulu meminta: Perlindungan hukum dan keamanan bagi seluruh anggota kelompok. Pengakuan hak atas tanah ulayat yang dikelola secara turun-temurun.

Pemeriksaan menyeluruh atas keberhasilan penerbitan sertifikat yang tumpang tindih dan diragukan keabsahannya dan Penjelasan atas dugaan sikap tidak netral dari aparat kepolisian setempat.

“Kami tidak mencari masalah. Kami hanya ingin tanah nenek moyang kami tidak dirampas begitu saja di bawah nama surat yang mencurigakan,” tegas Abdul Rahman.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Batu Bara belum memberikan tanggapan resmi terkait rangkaian peristiwa tersebut. Warga berharap DPR RI segera turun tangan sebelum tekanan berubah menjadi tindakan yang lebih serius. (Tim)

Berita Terkait

Bupati Batu Bara Usulkan Pengelolaan Pelabuhan untuk Perluas Peluang Ekspor Daerah
Panen Padi di Batu Bara, Menko Pangan Terima Aspirasi Petani soal Irigasi
Hanyut di Sungai Bangun Sari, Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas Setelah Tiga Hari Pencarian
Polres Batu Bara Ikuti Deklarasi Tolak Narkoba, Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkotika
Kapolres Batu Bara Sambangi Masjid Al-Hidayah, Serap Aspirasi Warga
Konferensi Kerja PWI Batu Bara Prioritaskan Kantor Bersama Organisasi Wartawan
PWI Batu Bara Gelar Konferensi Kerja 2026, Perkuat Profesionalisme Wartawan
11 Tahun Menggantung!, Dugaan Korupsi Dana Desa Lubuk Hulu Rp. 235 Juta Belum Terungkap Warga Bertanya Ada Apa Yang Terjadi di Kejaksaan Batu Bara
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Bupati Batu Bara Usulkan Pengelolaan Pelabuhan untuk Perluas Peluang Ekspor Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Panen Padi di Batu Bara, Menko Pangan Terima Aspirasi Petani soal Irigasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hanyut di Sungai Bangun Sari, Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas Setelah Tiga Hari Pencarian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Polres Batu Bara Ikuti Deklarasi Tolak Narkoba, Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkotika

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Kapolres Batu Bara Sambangi Masjid Al-Hidayah, Serap Aspirasi Warga

Berita Terbaru