SERGAP24.COM – KUBU RAYA, KALBAR – Semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di MI Hidayatussibyan, Parit Kapitan, Desa Sungai Ambangah, Kabupaten Kubu Raya. Di tengah keterbatasan, keluarga besar madrasah terus bergerak mempersiapkan berbagai kegiatan bagi para siswa dan santri. Senin, 17/8/2026.
Namun, semangat itu tidak berjalan sendiri. Kepedulian sejumlah tokoh, alumni, masyarakat, hingga dunia usaha menjadi energi penting bagi madrasah untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermakna bagi peserta didik.
Salah satu dukungan tersebut datang dari PT Restu Alam Indonesia, melalui Direktur Poli Hasadungan Simanjuntak. Dukungan tersebut mendapat apresiasi khusus dari Ketua Yayasan MI Hidayatussibyan, Nurjali, S.Pd.I.
Menurut Nurjali, kepedulian dunia usaha terhadap kegiatan pendidikan merupakan bentuk nyata bahwa membangun generasi bangsa bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Bagi kami, dukungan ini bukan sekadar bantuan. Ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap pendidikan dan masa depan anak-anak. Kami sangat menghargai perhatian PT Restu Alam Indonesia melalui Bapak Poli Hasadungan Simanjuntak,” ujar Nurjali.
Ia menegaskan, setiap bentuk dukungan yang diberikan kepada madrasah akan menjadi bagian dari perjuangan bersama dalam memberikan ruang kepada anak-anak untuk belajar, berprestasi, bersosialisasi, dan membangun karakter.
Selain PT Restu Alam Indonesia, Nurjali juga menyampaikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang turut memberikan dukungan, di antaranya :
H. Supratman Spd,i Anggota Dewan Fraksi PDIP Kubu Raya.
Budi Sulistiono, Ketua Perbakin Kota Pontianak.
Isman Abdullah, Manajer PT BSLT Kubu Raya beserta staf.
Ahmad Sari, alumni.
Ustad Ahmad Sudi, alumni.
Syarif M. Yani, Ketua BPM Kubu Raya.
Yadik, Penasehat BPM Kubu Raya.
Hayat, Manajer SPBU.
Jamiril, PT, RAI.
Poli, SH, PT. Restu Alam Indonesia. Direkturnya Poli Hasadungan Simanjuntak.
Nurjali menilai, kepedulian tersebut menunjukkan bahwa MI Hidayatussibyan memiliki keluarga besar yang luas. Bukan hanya guru dan orang tua, tetapi juga alumni, tokoh masyarakat, organisasi, serta pihak swasta yang ikut mengambil bagian dalam perjalanan pendidikan anak-anak di madrasah.
Bagi keluarga besar MI Hidayatussibyan, HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekadar seremoni tahunan.
Momentum tersebut menjadi sarana menanamkan nasionalisme, kedisiplinan, sportivitas, keberanian, kebersamaan, dan semangat gotong royong kepada peserta didik.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa kemerdekaan harus diisi dengan hal-hal positif. Mereka harus tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, mencintai bangsa, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” tegas Nurjali.
Ia berharap sinergi antara madrasah, masyarakat, alumni, tokoh daerah, organisasi, dan dunia usaha dapat terus diperkuat. Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan tidak boleh hanya muncul ketika ada momentum tertentu, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.
“Kami atas nama yayasan, kepala sekolah, komite, dewan guru, dan seluruh panitia mengucapkan terima kasih atas setiap perhatian dan sumbangsih yang diberikan. Semoga seluruh kebaikan dibalas Allah SWT dengan keberkahan dan kebaikan yang berlipat ganda,” pungkasnya.
Sumber : Nurjali, S.Pd.I. Ketua Yayasan MI Hidayatussibyan.








