Aktivitas PETI di Desa Semoncol Diduga Masih Bebas Beroperasi, Masyarakat Minta Presiden Prabowo Subianto Turun Tangan

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SERGAP24.COM – SANGGAU, KALBAR – Dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Semoncol, Kecamatan Balai Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, disebut masih bebas beroperasi tanpa tindakan tegas. Kondisi ini memicu sorotan tajam masyarakat yang meminta perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto terhadap maraknya tambang ilegal di wilayah Kalimantan Barat. Sabtu, 10/5/2026.

Temuan tersebut diperoleh Tim Investigasi saat melakukan penelusuran langsung ke lokasi beberapa waktu lalu. Di area yang diduga menjadi lokasi PETI, tim menemukan hamparan lahan bekas tambang, tumpukan material tanah dan pasir, jalur aktivitas alat berat, hingga fasilitas yang diduga digunakan untuk menunjang operasional tambang ilegal.

Warga menilai aktivitas tersebut berlangsung secara terang-terangan dan seolah tidak tersentuh penegakan hukum. Kondisi itu memunculkan pertanyaan serius terkait pengawasan serta ketegasan aparat dalam memberantas praktik PETI yang diduga terus berjalan di Kabupaten Sanggau.

“Lokasinya jelas dan aktivitasnya terlihat. Tapi sampai sekarang masih tetap berjalan,” ungkap seorang warga kepada Tim Investigasi Media ini.

Masyarakat berharap Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap persoalan PETI yang dinilai semakin merusak lingkungan dan mencederai wibawa hukum negara. Warga meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta penindakan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Aktivitas PETI diketahui berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan serius, mulai dari pencemaran sungai, kerusakan hutan, ancaman longsor, hingga rusaknya ekosistem alam. Selain itu, praktik tambang ilegal juga dinilai merugikan negara dari sisi pendapatan dan berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas PETI yang masih beroperasi di Desa Semoncol, Kecamatan Balai Batang Tarang, Kabupaten Sanggau tersebut.

(Redaksi)

Berita Terkait

Viral Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Serang, Ibu Korban Minta Keadilan dan Desak Pelaku Segera Ditangkap
Aliansi Perlawanan Rakyat, Tuntut Hentikan Program MBG,Bubarkan KMP dan Turunkan Harga BBMG
Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Ketua DPD BPM Kubu Raya Bersilaturahmi dengan Yayasan Pendidikan Islam Hidayatussibyan
DPP. ASWIN Zoom Nasional Investigasi
Misteri PJU APBD 2023 Kapuas Hulu Anggaran Miliaran Terdata, Warga Pertanyakan Hasil di Lapangan.
“Polres Sanggau Gerebek Penampung Emas Ilegal di Semoncol, Emas dan Merkuri Disita, Jaringan PETI Diburu”
BPM dan LIN Kubu Raya Satukan Langkah, Siap Kawal Program Sosial untuk Kemajuan Daerah
Lahan Diakui Milik Kades, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Berlangsung, Warga Desak Kapolres Kapuas Hulu Jangan Tutup Mata
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:27 WIB

Viral Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Serang, Ibu Korban Minta Keadilan dan Desak Pelaku Segera Ditangkap

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:39 WIB

Aliansi Perlawanan Rakyat, Tuntut Hentikan Program MBG,Bubarkan KMP dan Turunkan Harga BBMG

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:32 WIB

Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Ketua DPD BPM Kubu Raya Bersilaturahmi dengan Yayasan Pendidikan Islam Hidayatussibyan

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:03 WIB

DPP. ASWIN Zoom Nasional Investigasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:53 WIB

Misteri PJU APBD 2023 Kapuas Hulu Anggaran Miliaran Terdata, Warga Pertanyakan Hasil di Lapangan.

Berita Terbaru