MPH Indonesia Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Pantai Jono Batu Bara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA – Yayasan Marwah Peci Hitam Indonesia (MPH Indonesia) memulai rangkaian program pelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman mangrove di kawasan Pantai Jono, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan bertajuk “Aksi Nyata Hijaukan Pesisir Pantai” tersebut menargetkan penanaman sebanyak 1.000 bibit mangrove siap tanam. Program ini menjadi bagian dari upaya MPH Indonesia mendorong kepedulian masyarakat terhadap kelestarian ekosistem pesisir.

Ketua Yayasan Marwah Peci Hitam Indonesia, Danil Fahmi, SH, mengatakan kawasan pesisir Batu Bara, khususnya wilayah Kuala Tanjung, perlu mendapat perhatian dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, aktivitas industri yang cukup tinggi di kawasan tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu menjadi perhatian dalam menjaga ekosistem pesisir.

“MPH Indonesia mengusung pelestarian mangrove sebagai fokus perbaikan berkelanjutan karena mangrove memberikan kontribusi besar terhadap ekosistem laut,” ujar Danil.

Ia menyebutkan, keberadaan ekosistem pesisir juga berkaitan dengan kehidupan masyarakat yang menggantungkan sebagian penghidupannya pada hasil laut. Selain itu, kawasan pantai memiliki potensi wisata bahari yang menjadi salah satu bagian dari potensi pariwisata di Kabupaten Batu Bara.

Karena itu, menurut Danil, menjaga kawasan pantai agar tetap lestari menjadi bagian penting dalam mempertahankan keberlangsungan lingkungan pesisir.

Melalui kegiatan tersebut, MPH Indonesia juga mengajak berbagai pihak untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan, khususnya ekosistem laut dan pantai.

Danil mengatakan, tagline “Tanam Mangrove Menjaga Marwah Alam” diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kehidupan.

“Menjaga alam adalah menjaga keselamatan dan keberlangsungan hidup diri sendiri dan keluarga kita,” katanya.

Danil menambahkan, penanaman 1.000 bibit mangrove tersebut tidak berhenti pada kegiatan penanaman awal. MPH Indonesia berkomitmen mengawal program tersebut secara berkesinambungan dengan mengedepankan keterlibatan masyarakat melalui wadah MPH Indonesia.

Reporter: AM

Teks Foto:
Ketua Yayasan Marwah Peci Hitam Indonesia (MPH Indonesia) Danil Fahmi, SH., bersama peserta melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan Pantai Jono, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (29/8/2026).

Berita Terkait

Air Hidup, Demo GERAP Batal: PDAM Tirta Tanjung Didesak Beri Penjelasan
Penyidik Polres Batu Bara Tidak ProfesionaTanya Alas Hak Sertifikat Pelapor Dilarang, Warga Justru Ditekan & Diancam!
Kabar Terbaru Kayla: Operasi Berjalan Lancar, Bocah 6 Tahun Masih Jalani Perawatan di ICU
Usai Operasi, Kayla Jalani Perawatan Intensif di ICU RS Bidadari
Peduli Kondisi Kayla, Kapolsek Medang Deras Kembali Jenguk di Rumah Sakit
Peduli Kayla, Kapolres Batu Bara Turun Langsung Pastikan Pengobatan Berjalan
Tekan Kejahatan 3C, Polres Batu Bara Ungkap 10 Kasus dan Amankan 17 Tersangka
Kapolres Batu Bara Gerak Cepat Bantu Pengobatan Kayla, Bocah 6 Tahun Luka Bakar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:37 WIB

MPH Indonesia Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Pantai Jono Batu Bara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Air Hidup, Demo GERAP Batal: PDAM Tirta Tanjung Didesak Beri Penjelasan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Penyidik Polres Batu Bara Tidak ProfesionaTanya Alas Hak Sertifikat Pelapor Dilarang, Warga Justru Ditekan & Diancam!

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Kabar Terbaru Kayla: Operasi Berjalan Lancar, Bocah 6 Tahun Masih Jalani Perawatan di ICU

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Usai Operasi, Kayla Jalani Perawatan Intensif di ICU RS Bidadari

Berita Terbaru