Dituding Curi Bubu Naga, Dua Nelayan Mengaku Dikeroyok Massa di Kuala Sipare

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA — Dua nelayan, Musleh (48) dan Ahmad Yani alias Amat Karoke (38), warga Kelurahan Pangkalan Dodek Baru, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, mengaku menjadi korban dugaan pengeroyokan sejumlah warga di Dusun Kuala Sipare, Desa Medang, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kejadian tersebut diduga bermula ketika Musleh dan Ahmad Yani sedang melaut menggunakan sampan untuk membawa pekarangan bubu naga. Di tengah perjalanan, sampan yang mereka gunakan mengalami kebocoran.

Musleh mengatakan, saat berusaha menimba air dari dalam sampan, engkol mesin secara tidak sengaja ikut masuk ke dalam timba dan terjatuh. Ia kemudian meminta bantuan kepada nelayan yang berada di sekitar lokasi.

Namun, menurut Musleh, dirinya dan Ahmad Yani justru dituding mencuri pekarangan bubu naga.

“Saat itu sampan banyak air dan saya menimba. Tanpa saya sadari, engkol mesin masuk ke dalam timba dan jatuh. Saya kemudian memanggil nelayan di sekitar, tetapi bukannya mendapat pertolongan malah dituduh mencuri,” kata Musleh.

Musleh mengaku tidak lama kemudian sejumlah sampan datang ke lokasi. Ia memperkirakan terdapat beberapa warga di dalam sampan tersebut.

Dalam kondisi gelap, Musleh mengaku mendengar sejumlah warga mengeluarkan perkataan bernada ancaman.

“Dalam kegelapan saya dengar ada yang mengatakan bunuh saja. Ada juga yang bilang bawa ke darat, kalau betul mencuri kita bakar,” ungkapnya.

Ia juga mengaku sempat hendak dipukul menggunakan bagian lantai sampan. Namun, orang yang disebut hendak memukulnya terjatuh sehingga pukulan tersebut tidak mengenai dirinya.

Menurut Musleh, setelah dibawa ke darat, dirinya kembali mengalami pemukulan. Akibat kejadian tersebut, pelipis kirinya mengalami luka dan hingga kini telinganya masih terasa sakit.

“Kalau kena pukulan lantai sampan mungkin saya sudah mati. Untung dia jatuh. Tetapi saat dibawa ke darat, pukulan datang bertubi-tubi,” ujarnya.

Sementara Ahmad Yani mengatakan dirinya juga mengalami pemukulan setelah dibawa ke darat.

“Saya duluan dibawa ke darat. Sampai di darat saya dipukul dan pelipis kiri saya pecah,” katanya.

Pemilik Sampan Klaim Rugi Rp15 Juta

Pemilik sampan, Irwansyah Hasibuan (34), mengaku mengalami kerugian akibat kejadian tersebut. Ia memperkirakan kerugian mencapai Rp15 juta.

“Kerugian sekitar Rp15 juta, terdiri dari kerusakan sampan dan pompa air yang dicuri,” ujar Irwansyah.

Irwansyah menyebut kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Medang Deras pada Jumat (14/8/2026). Laporan tersebut tercatat dengan Nomor LP/B/74/VIII/2026/SPKT/POLSEK MEDANG DERAS/POLRES BATUBARA/POLDA SUMATERA UTARA, pukul 19.56 WIB.

Ia berharap pihak kepolisian dapat menangani laporan tersebut secara serius dan mengungkap fakta sebenarnya di balik peristiwa tersebut.

Polisi: Masih Dalam Pemeriksaan

Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (15/8/2026), membenarkan bahwa perkara tersebut masih dalam proses pemeriksaan.

“Masih dalam pemeriksaan, nanti kita kasih tahu ya,” kata AKP A.H. Sagala.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan dari pihak warga yang disebut terlibat dalam dugaan pengeroyokan tersebut. Proses pemeriksaan oleh kepolisian masih berlangsung untuk mengetahui kronologi dan pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Reporter: AM

Teks foto: Musleh dan Ahmad Yani menunjukkan luka yang mereka klaim dialami setelah dugaan pengeroyokan di kawasan Kuala Sipare, Kecamatan Medang Deras.

Berita Terkait

Kabar Terbaru Kayla: Operasi Berjalan Lancar, Bocah 6 Tahun Masih Jalani Perawatan di ICU
Usai Operasi, Kayla Jalani Perawatan Intensif di ICU RS Bidadari
Peduli Kondisi Kayla, Kapolsek Medang Deras Kembali Jenguk di Rumah Sakit
Peduli Kayla, Kapolres Batu Bara Turun Langsung Pastikan Pengobatan Berjalan
Tekan Kejahatan 3C, Polres Batu Bara Ungkap 10 Kasus dan Amankan 17 Tersangka
Kapolres Batu Bara Gerak Cepat Bantu Pengobatan Kayla, Bocah 6 Tahun Luka Bakar
Derita Kayla, Bocah 6 Tahun Korban Luka Bakar Parah Butuh Uluran Tangan
Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru SMK Negeri 1 Medang Deras Disorot, Penggunaan Air Parit Dipertanyakan
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Kabar Terbaru Kayla: Operasi Berjalan Lancar, Bocah 6 Tahun Masih Jalani Perawatan di ICU

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Usai Operasi, Kayla Jalani Perawatan Intensif di ICU RS Bidadari

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Peduli Kayla, Kapolres Batu Bara Turun Langsung Pastikan Pengobatan Berjalan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Tekan Kejahatan 3C, Polres Batu Bara Ungkap 10 Kasus dan Amankan 17 Tersangka

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Kapolres Batu Bara Gerak Cepat Bantu Pengobatan Kayla, Bocah 6 Tahun Luka Bakar

Berita Terbaru