BATU BARA — Derita Kayla (6), warga Dusun Merdeka, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, menggugah perhatian. Bocah pasangan Ismail dan Maya Sari itu mengalami luka bakar parah pada bagian bahu, tangan hingga kaki sebelah kanan.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada 26 Juni 2026. Saat itu Kayla bersama tiga orang teman sepermainannya sedang membakar ikan. Namun, ketika hendak menyiram kayu menggunakan minyak tanah, cairan tersebut mengenai pakaian Kayla hingga api menyambar tubuhnya.
“Main-main sama kawannya, saat mau menyiram kayu, namun kena bajunya dan kena lah badannya,” kata kakek Kayla, Burhan (68), Rabu (26/8/2026).
Usai kejadian, keluarga langsung membawa Kayla ke salah satu rumah sakit swasta di Kecamatan Air Putih. Korban kemudian menjalani perawatan selama lima hari.
“Pada kejadian pada hari itu juga kami bawa ke rumah sakit, dirawat lima hari,” ujar Sri Wahyuni (43), paman Kayla.
Kini Kayla tinggal bersama keluarganya. Kondisi tersebut semakin sulit karena ibu kandungnya merantau ke Malaysia, sementara ayahnya bekerja di luar daerah dan hanya pulang sekitar satu kali dalam seminggu.
“Omaknya pergi ke Malaysia, ayahnya kerja keluar daerah dan seminggu sekali pulang,” ungkap keluarga.
Nenek Kayla, Ismawati (66), mengaku keluarga kesulitan membiayai pengobatan lanjutan. Bahkan, keterbatasan biaya membuat keluarga kesulitan membawa Kayla kembali ke rumah sakit.
“Mau dibawa ke rumah sakit, tapi tak ada biaya, ongkos membawa pun tak ada,” tutur Ismawati.
Keluarga berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara, khususnya Dinas Kesehatan, dapat memberikan perhatian dan membantu memfasilitasi rujukan Kayla ke rumah sakit terdekat yang mampu menangani luka bakar.
“Kami berharap pemerintah maupun para dermawan ada yang peduli kepada nasib cucu kami Kayla. Dia ingin sekolah TK,” kata Ismawati sambil menangis.
Inong (48), keluarga Kayla, mengatakan pihak puskesmas sebelumnya telah membantu dalam proses pembuatan BPJS. Namun, keluarga berharap ada tindak lanjut berupa pemeriksaan dan penanganan terhadap kondisi Kayla.
Kabar mengenai kondisi Kayla kemudian mendapat perhatian Ketua PWI Kabupaten Batu Bara Muhammad Amin. Ia mendatangi kediaman Kayla dan menyerahkan bantuan berupa paket sembako serta santunan kepada keluarga.
Muhammad Amin juga mengajak masyarakat dan para dermawan yang berkenan membantu agar dapat memberikan donasi kepada keluarga Kayla melalui rekening atas nama Ismawati, Bank BRI 797101019754533.
“Kami berharap ada kepedulian dari pemerintah dan para dermawan. Kondisi Kayla sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan medis,” ujar Amin.
Pihak keluarga berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui Dinas Kesehatan dapat segera membantu proses rujukan Kayla agar memperoleh perawatan medis yang diperlukan.
Reporter: AM
Teks foto: Ketua PWI Batu Bara Muhammad Amin menyerahkan bantuan kepada keluarga Kayla, bocah enam tahun yang mengalami luka bakar parah di Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras.








