Diduga Abaikan Keselamatan Kerja, Proyek Revitalisasi SMAN 1 Medang Deras Kembali Jadi Sorotan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara – Pelaksanaan Proyek Revitalisasi SMA Negeri 1 Medang Deras di Jalan O.K. M. Yunan, Desa Nenassiam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, kembali menuai perhatian publik. Saat dilakukan pemantauan pada Sabtu (1/8/2026), sejumlah pekerja terlihat beraktivitas di ketinggian tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD), sementara pengawas proyek maupun konsultan tidak tampak berada di lokasi.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam pelaksanaan proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Sekolah Menengah Atas dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah melalui Direktorat Sekolah Menengah Atas. Kegiatan meliputi rehabilitasi ruang kelas, bilik toilet, laboratorium IPA, dan ruang perpustakaan dengan nilai kontrak sebesar Rp1.206.711.000 dan masa pelaksanaan 120 hari, terhitung sejak 25 Juni 2026.

Seorang pekerja yang mengaku berasal dari Ujung Kubu mengatakan dirinya tidak mengetahui keberadaan pengawas maupun konsultan saat pekerjaan berlangsung.

«”Saya tidak tahu ada pengawas atau konsultan. Yang bekerja di sini sembilan orang,” ujarnya kepada wartawan.»

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMAN 1 Medang Deras, Ratna Dewi, S.Pd., belum memberikan tanggapan. Wartawan telah berupaya melakukan konfirmasi melalui sambungan telepon beberapa kali, namun panggilan tidak tersambung. Pesan yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp juga baru menunjukkan tanda centang satu.

Media ini juga masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak sekolah, panitia pelaksana proyek, konsultan pengawas, serta instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai dugaan tidak diterapkannya penggunaan APD dan keberadaan pengawas di lokasi pekerjaan.

Reporter: MA

Teks Foto: Seorang pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja di bagian atas bangunan proyek revitalisasi SMAN 1 Medang Deras, Sabtu (1/8/2026).

Berita Terkait

Kabar Terbaru Kayla: Operasi Berjalan Lancar, Bocah 6 Tahun Masih Jalani Perawatan di ICU
Usai Operasi, Kayla Jalani Perawatan Intensif di ICU RS Bidadari
Peduli Kondisi Kayla, Kapolsek Medang Deras Kembali Jenguk di Rumah Sakit
Peduli Kayla, Kapolres Batu Bara Turun Langsung Pastikan Pengobatan Berjalan
Tekan Kejahatan 3C, Polres Batu Bara Ungkap 10 Kasus dan Amankan 17 Tersangka
Kapolres Batu Bara Gerak Cepat Bantu Pengobatan Kayla, Bocah 6 Tahun Luka Bakar
Derita Kayla, Bocah 6 Tahun Korban Luka Bakar Parah Butuh Uluran Tangan
Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru SMK Negeri 1 Medang Deras Disorot, Penggunaan Air Parit Dipertanyakan
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Kabar Terbaru Kayla: Operasi Berjalan Lancar, Bocah 6 Tahun Masih Jalani Perawatan di ICU

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Usai Operasi, Kayla Jalani Perawatan Intensif di ICU RS Bidadari

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Peduli Kayla, Kapolres Batu Bara Turun Langsung Pastikan Pengobatan Berjalan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Tekan Kejahatan 3C, Polres Batu Bara Ungkap 10 Kasus dan Amankan 17 Tersangka

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Kapolres Batu Bara Gerak Cepat Bantu Pengobatan Kayla, Bocah 6 Tahun Luka Bakar

Berita Terbaru