Proyek Revitalisasi SMP YAPI Sipare Pare Disorot, Dugaan Pelanggaran K3 dan Ketenagakerjaan Muncul

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA – Pelaksanaan proyek revitalisasi di SMP YAPI Sipare Pare, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, menjadi perhatian setelah ditemukan dugaan pelanggaran terhadap aspek keselamatan kerja dan ketenagakerjaan.

Proyek yang merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Direktorat Sekolah Menengah Pertama itu memiliki nilai bantuan sebesar Rp1.067.926.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan dilaksanakan oleh P2SP dengan target penyelesaian selama 100 hari kalender.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, sejumlah pekerja terlihat tidak mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) saat melakukan aktivitas konstruksi. Selain itu, terdapat pengakuan dari beberapa pekerja yang menyebutkan adanya remaja berusia 16 hingga 17 tahun yang ikut bekerja di proyek tersebut.

Adi, salah seorang pekerja asal Desa Suka Raja, mengatakan proyek dikerjakan oleh beberapa kepala tukang yang menangani jenis pekerjaan berbeda, seperti rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan gedung baru.

“Kepala tukangnya beda-beda. Ini anak saya ikut bekerja, usianya 17 tahun,” ujarnya.

Kepala tukang bernama Elpin, warga Desa Pakam Raya, menjelaskan sistem pelaksanaan proyek menggunakan pola borongan. Namun, para tukang menerima upah berdasarkan hitungan harian yang dibayarkan setiap minggu.

“Borongan, tapi tukang dihitung harian dan dibayar seminggu sekali,” katanya.

Sementara itu, pekerja lain mengaku membawa keponakannya yang masih berusia 16 tahun untuk bekerja di lokasi proyek.

Saat pemantauan berlangsung, wartawan juga tidak menemukan panitia pelaksana maupun pengawas proyek berada di lokasi pekerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek, pihak sekolah, maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut. Oleh karena itu, seluruh informasi yang diperoleh dari lapangan masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak yang berwenang.

Masyarakat berharap instansi terkait, termasuk pengawas ketenagakerjaan dan aparat penegak hukum (APH), melakukan pengawasan serta pemeriksaan apabila ditemukan indikasi pelanggaran dalam pelaksanaan proyek pemerintah tersebut.

Reporter: AM

Teks Foto: Aktivitas pekerja pada proyek revitalisasi SMP YAPI Sipare Pare di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara. Sejumlah pekerja tampak tidak menggunakan APD saat bekerja. Dugaan keterlibatan pekerja di bawah umur masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait.

Berita Terkait

Kabar Terbaru Kayla: Operasi Berjalan Lancar, Bocah 6 Tahun Masih Jalani Perawatan di ICU
Usai Operasi, Kayla Jalani Perawatan Intensif di ICU RS Bidadari
Peduli Kondisi Kayla, Kapolsek Medang Deras Kembali Jenguk di Rumah Sakit
Peduli Kayla, Kapolres Batu Bara Turun Langsung Pastikan Pengobatan Berjalan
Tekan Kejahatan 3C, Polres Batu Bara Ungkap 10 Kasus dan Amankan 17 Tersangka
Kapolres Batu Bara Gerak Cepat Bantu Pengobatan Kayla, Bocah 6 Tahun Luka Bakar
Derita Kayla, Bocah 6 Tahun Korban Luka Bakar Parah Butuh Uluran Tangan
Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru SMK Negeri 1 Medang Deras Disorot, Penggunaan Air Parit Dipertanyakan
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Kabar Terbaru Kayla: Operasi Berjalan Lancar, Bocah 6 Tahun Masih Jalani Perawatan di ICU

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Usai Operasi, Kayla Jalani Perawatan Intensif di ICU RS Bidadari

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Peduli Kayla, Kapolres Batu Bara Turun Langsung Pastikan Pengobatan Berjalan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Tekan Kejahatan 3C, Polres Batu Bara Ungkap 10 Kasus dan Amankan 17 Tersangka

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Kapolres Batu Bara Gerak Cepat Bantu Pengobatan Kayla, Bocah 6 Tahun Luka Bakar

Berita Terbaru