Sergap24.com – Kubu Raya, Kalimantan Barat – Suasana penuh haru, kebanggaan, dan kebahagiaan mewarnai acara pelepasan siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ridullah yang berlangsung di Jalan Poros, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Senin, 15/6/2026.
Kegiatan yang menjadi momentum penting bagi para peserta didik tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Durian, Fauzi, beserta para orang tua murid, dewan guru, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Fauzi menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, akhlak, serta kecerdasan generasi penerus bangsa. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga dan lingkungan.
“Pendidikan sejak usia dini merupakan investasi terbaik untuk masa depan. Anak-anak yang hari ini dilepas adalah generasi yang kelak akan melanjutkan pembangunan daerah dan bangsa. Karena itu, mereka harus terus didorong untuk belajar, berprestasi, dan memiliki akhlak yang baik,” ujarnya.
Acara pelepasan berlangsung semarak dengan berbagai penampilan yang ditampilkan para siswa, mulai dari pembacaan doa, hafalan surah pendek, penampilan seni, hingga prosesi pelepasan sebagai simbol berakhirnya masa belajar di tingkat PAUD dan persiapan memasuki jenjang pendidikan dasar.
Kepala Desa Fauzi juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik PAUD Ridullah yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membimbing dan mendidik anak-anak sejak usia dini. Ia berharap lembaga pendidikan tersebut terus berkembang dan menjadi salah satu pilar dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai agama.
Sementara itu, pihak PAUD Ridullah menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Durian, para orang tua murid, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.
Pelepasan siswa-siswi PAUD Ridullah tahun ajaran 2025/2026 ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan menjadi tonggak awal perjalanan pendidikan para anak didik menuju jenjang yang lebih tinggi. Dengan bekal ilmu, pendidikan karakter, dan nilai-nilai keagamaan yang telah ditanamkan, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang unggul, berakhlak mulia, serta mampu membawa manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa di masa mendatang.
(Redaksi)








