Sergap24.id-Rokan Hilir- Riau.-Salah satu gagasan program yang menjadi andalan motor penggerak Soko guru ekonomi Indonesia di wilayah tingkat desa dalam Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah dengan gebrakan deklarasinya membuka jalur Koperasi dengan julukan Koperasi Merah Putih,diketahui sebagai satu diantara dari butir poin Nawacita.
Instruksi Presiden kepada Menteri Koperasi mengatakan agar pembangunan Sarana dan Prasarana gedung diupayakan dikebut supaya dapat segera diberdayagunakan.
Sebagai pusat bergulirnya ekonomi rakyat seperti yang pernah di ungkapkan oleh Bapak Koperasi serta Wakil Presiden Pertama Indonesia Drs M.Hatta, yang dikutip dari buku Biografinya menegaskan bahwa,” koperasi merupakan satu-satunya pergerakan urat nadi yang akan menopang ekonomi Bangsa kita Indonesia”.
Namun sangat ironis dan disayangkan,pembangunan yang sudah menjadi agenda kerja dan dicanangkan Pemerintah dengan menggunakan Keuangan dari dana APBN hingga mencapai Triliunan rupiah harus menelan kecewa dan kenyataan pahit.
Dari hasil investigasi Sergap24.id langsung dibeberapa titik pembangunan gedung,ditemukan material bahan dan Juklak yang tidak sesuai bahkan memenuhi standard yang diharapkan.
Dapat dilihat seperti besi konstruksi sebagai tiang dan kerangka atas seyogianya menggunakan bahan besi baja (H) akan tetapi dilokasi digunakan bahan besi(U).
Diduga dengan menggunakan bahan bangunan yang tidak sesuai Building Plan Proyek,selain kwalitas juga akan mengurangi ketahanan bangunan gedung Koperasi tersebut.
Beberapa tokoh masyarakat seperti di Desa Manunggal Bagan Sinembah Rokan Hilir Riau, yang berhasil ditemui Sabtu 10/6/26 berharap keberadaan Koperasi Merah Putih nantinya akan dapat berkontribusi menumbuh kembangkan lajunya sektor ekonomi dan mensejahterakan kehidupan masyarakat sekitar dan bahkan untuk seluruh Indonesia,ucap yang akrab dipanggil Pak Jey ini.
Materi maupun Konstruksi dan pembangunannya diketahui pengawasannya dibawah DanKoramil 0321 dan Kepala Desa/Penghulu Desa Manunggal.
Media Sergap24.id mencoba untuk menggali informasi ke Kantor Koramil 0321 Bagan Sinembah dan Penghulu Desa Manunggal (Johan Taruna) keduanya tidak berada ditempat
Terkait dengan pertanyaan tentang lambatnya proses pendirian bangunan Gedung Koperasi Merah Putih serta dugaan penggunaan materi yang tidak memenuhi standard,hingga berita ini diturunkan belum terkonfirmasi.
- Eko Pradana.S¯








